Resensi Buku Novel Harga Diri

14.50.00


Judul                  : Harga Diri
Jenis Buku         : Fiksi 
Penulis               : Saut Poltak Tambunan
Penerbit              : Esensi
Tahun Terbit       : 2008
Jumlah Halaman : 218 Halaman

SINOPSIS NOVEL
Novel Harga Diri karangan Saut Poltak Tambunan ini mengisahkan tentang pembalasan dendam Aris kepada bekas kekasihnya, Anna.
Mulanya, Anna dan Aris adalah sepasang kekasih yang sudah dekat sedari kecil. Berawal dari sering bermain bersama hingga akhirnya menjadi sepasang kekasih.
Pada suatu waktu Aris memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di ITB, Bandung. Yang mereka harus menjalani hubungan jarak jauh. Itu merupakan suatu tantangan bagi pasangan seperti Anna dan Aris. Terlebih lagi ada Frans yang akan lebih leluasa mendekati Anna ketika Aris tidak ada di Kampung.
Banyak janji yang dilontarkan Anna kepada Aris agar Aris percaya bahwa ia tak akan berbuat khianat kepada Aris. Namun Aris menyadari bahwa Anna merupakan gadis kampung biasa. Anna bisa saja tergoda oleh pemuda lain ketika ia kesepian.
Apa yang Aris takutnya akhirnya benar-benar terjadi. Bermula dari Anna yang merasa kesepian dan Frans yang begitu agresif mendekati Anna. Awalnya Anna tidak pernah memperdulikan Frans, namun karena kesepian yang ia alami maka lama-kelamaan ia akhirnya mau menerima kedatangan Frans ke rumah, tidak menolak ketika diajak pergi, bahkan hingga berpegangan tangan.  Sampai pada suatu ketika, Anna terperangkap bujuk rayu Frans. Maka terjadilah maksiat itu di atas bukit karang. Anna akhirnya hamil dan mau tidak mau harus menikah dengan Frans, pemuda yang belum punya pekerjaan apa-apa.
Aris merasa harga dirinya telah diinjak-injak, tidak dianggap. Karena hal itulah, Aris berusaha untuk membalaskan dendamnya dengan menghancurkan Anna serta rumah tangganya. Itu merupakan tantangan sekaligus hukuman bagi Anna atas perbuaatan yang telah ia lakukan.




KELEBIHAN NOVEL
Saut Poltak Tambunan sangat mahir membawa pikiran pembaca. Cerita-cerita yang disajikan sangatlah tidak terduga. Novel ini juga menguras emosi pembaca dengan jalan cerita yang sangat dramatis, apalagi jika dibaca oleh orang yang sudah berpasangan. Bagaimana Anna mempertahankan rumah tangganya dari niat buruk Aris, lalu Anna akhirnya meminta cerai kepada Faris, hingga Anna kembali lagi kepada Faris karena dia merasa telah salah meninggalkan Faris, suaminya yang sah.
Novel ini mengajarkan kita agar senantiasa setia dan menjaga lisan agar tidak menjadi bumerang bagi kita di kemudian hari.

KEKURANGAN NOVEL
Menurut saya kekurangan dalam novel ini hanya penggunaan diksi. Terkadang banyak mempergunakan diksi-diksi yang tidak terlalu akrab di telinga masyarakat, sehingga pembaca harus menerka-nerka atau membuka kamus untuk mengetahui padanan kata tersebut.

KESIMPULAN
            Novel “Harga Diri” ini cocok dibaca untuk orang yang sudah berpasangan. Karena dalam novel ini ada pesan yang dapat diambil, yaitu setialah pada pasangan dan jaga juga lisanmu. Peribahasa “Mulutmu, harimaumu” itu ternyata benar adanya. Anna telah terlalu banyak janji yang muluk-muluk dan akhirnya ia terjebak dalam janji-janjinya yang hampir merusak pernikahannya. Selain itu, novel ini juga mengajarkan kita agar senantiasa menerima apa yang telah menjadi takdir kita. Jangan pertanyakan lagi apakah kau telah cukup mencintai pilihanmu, namun pertaruhkan segala harapan dan kebahagiaan ke dalamnya.

Backlink/URL Link:
http://uny.ac.id
http://library.uny.ac.id
https://journal.uny.ac.id

Sumber Buku: UPT Perpustakaan Universitas Negeri Yogyakarta

You Might Also Like

0 komentar