Di mana kamu?
Apakah kamu sudah terlahir?
Aku harap sudah.
Enam belas tahun sudah aku menunggu.
Apakah itu waktu yang lama?
Jelas itu waktu yang sangat singkat.
Masih banyak waktuku untuk menunggumu.
Menunggumu datang menghampiriku.
Bagaimana parasmu?
Bagaimana sifatmu?
Sedang apa kamu sekarang?
Apakah kamu juga memikirkanku?
Apakah kamu mencariku?
Apakah kamu juga menungguku?
Atau justru kamu tidak ingin mencari dan menungguku?
Aku penasaran sekali.
Harus berapa lama lagi aku menunggu?
Sebenarnya aku sudah tidak sabar untuk melihatmu.
Apakah aku terlalu agresif?
Apakah aku terlalu tidak sabaran?
Apakah terlalu cepat untuk memikirkanmu saat ini?
Di mana kita akan dipertemukan?
Relasi apa yang akan menghubungkan kita?
Apakah kamu teman sekolahku?
Apakah kamu teman kuliahku?
Apakah kita satu kelas?
Apakah kamu rekan kerjaku?
Apakah kamu tetangga dekatku?
Atau malah kita dipertemukan seperti di cerita ftv?
Kita akan bertemu secara tidak sengaja?
Ah sudahlah!
Siapapun kamu,
Di manapun kamu,
Aku akan tetap menunggumu wahai pangeran masa depanku.
